Disaat Indonesia terbelit birokrasi dan terjadi kekosongan sang penggerak, tiba-tiba nama Dahlan Iskan muncul dan langsung meroket. Dahlanlah yang mau terjun langsung, bukan sekedar berwacana dan bermimpi. Jiwa dan mata hati kewartawanannya masih melekat di dirinya. Insting bisnisnya pun kuat dan pengambilan keputusannya cepat dan tepat, sama ketika ia menakhodai perusahaan media. Kini ia dudukā¦