17 kisah dalam buku ini membawakan cerita-cerita dari ruang dapur sampai wilayah konflik. Dari urusan tepung terigu sampai misi kemanusiaan. Hampir semua tokoh utama adalah perempuan dari berbagai usia, ras, budaya, dan agama. Mereka bergelut dengan pencarian jati diri, ketimpangan gender, cinta segitiga, hingga masalah sosial-politis.
Memotret pemendangan bukan sekedar membidikkan kamera ke arah pantai, gunung, sawah, bukit, atau lainnya, lalu menekan tombol shutter. Mengabadikan kecantikan alam sesuai dengan aslinya adalah tantangan yang dapat dikatakan susah - susah gampang. Memotret hamparan laut atau sawah dengan langit biru yang cerah tidak dapat dilakukan dengan sekali jepret tanpa dukungan trik dan peralatan yang tepa…